Powered By Blogger

Kamis, Mei 28, 2009

PKL Besar Angkatan 2006

Jurusan Pendidikan Geografi FIS UNESA merupakan lembaga pendidikan yang berkonstrentasi pada pengkajian dan pengembangan disiplin ilmu geografi yang dikemas sebagai materi dan kurikulum pembelajaran di sekolah. Geografi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari fenomena geosfer (lithosfer, atmosfer, hidrosfer, pedosfer, biosfer, dan anthroposfer). Pendekatan yang digunakan untuk mengkaji ilmu geografi adalah pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kewilayahan agar wilayah yang dikaji bisa digunakan secara optimal, aman, lestari untuk memenuhi kebutuhan manusia yang menempatinya.

PKL besar angkatan tahun 2006 pelaksanaannya di Pulau Bali dengan system Safari, yaitu dengan mengkaji fenomena yang ada dari objek satu ke objek yang lain. Dengan safari ini diharapkan peserta dapat menghubungkan fenomena-fenomena antar objek sehingga dapat mengkaji keseluruhan fenomena yang komplek di pulau Bali. Hal ini didukung dengan banyaknya fenomena yang menarik di pulau Bali, antara lain memiliki keindahan dan kecantikan objek-objek wisata yang dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung baik wisatawan local maupun mancanegara. Meskipun wisatawan baik local maupun mancanegara banyak yang berdatangan akan tetapi tidak ada pengaruh yang mencolok akan kebudayaan masyarakat Bali yang terkenal kental. Dengan kita tertarik untuk mengkaji fenomena-fenomena yang ada di Bali.

PKL Besar Angkatan 2006 mengangkat tema “PEMAKAIAN KONSEP DASAR DAN PENDEKATAN GEOGRAFI SERTA FENOMENA GEOSFER SEBAGAI OBJEK KAJIAN“. Tema ini dipilih karena untuk mempelajari dan mengkaji ilmu geografi, kita harus menggunakan konsep-konsep dasar dan pendekatan geografi. Setelah kita menguasai Konsep dan Pendekan tersebut kita dapat mengkaji fenomena-fenomena yang ada di permukaan bumi ini dengan kaidah ilmu Geografi.

PKL Besar Angkata 2006 rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu sampai Kamis, tanggal 30 Mei sampai 4 Juni 2009, dan tujuan yang akan dijadikan objek praktikum adalah Watu Agung, Pantai Lovina, kota lama, pelabuhan Buleleng, Kintamani, Pantai Sanur, Tanjung Benua, Nusa Dua, Ulu Watu, Dream Land, GWK, Tampak Siring, Alas kedaton, Tanah Lot.

Dosen Wali angkatan 2006 adalah Drs. Lucianus Sudaryono, M.S dan Aida Kurniawati, M.Si. Sedangkan Dosen yang akan Mendampingi PKL besar Angkatan 2006 adalah :

NO

NAMA DOSEN

NIP

1

Drs. L. Sudaryono, MS

131 412 232

2

Drs. H. Daryono, M. Si

131 128 341

3

Dra. Sulistinah, M.Pd

131 125 341

4

Drs. Sapar

130 494 083

5

Drs. Kuspriyanto, M. Kes

131 415 798

6

Dra. Rindawati, M. Si

131 781 459

7

Drs. Suharsono

130 686 475

8

Drs. Agus Sutedjo, M. Si

131 877 868

9

Dra. Ita Mardiani, M. Kes

132 092 067

10

Eko Budiyanto, S. Pd, M. Si

132 318 133


TATA TERTIB

PELAKSANAA PKL MAHASISWA GEOGRAFI ANGKATAN 2006 KE BALI

30 MEI S/D 4 JUNI 2009 JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNESA

1. Setiap peserta harus melunasi biaya PKL Bali tersebut paling lambat 25 Mei 2009.

2. Pada waktu pemberangkatan dan pelaksanaan semua kegiatan PKL, para peserta termasuk dosen dan panitia harus tepat waktu dalam mengikuti kegiatan ini sesuai dengan jadwal yang telah di rencanakan.

3. Saat perjalanan dalam bis, semua peserta tidak diperbolehkan berbuat gaduh yang bisa mengganggu ketertiban dan ketenangan peserta didekatnya dalam kendaraan.

4. Selama dalam perjalanan mahasiswa dan peserta diharapkan duduk sesuai dengan tempat duduk yang telah ditentukan (denah tempat duduk bis terlampir).

5. Mahasiswa yang mempunyai kebiasaan sakit khusus diwajibkan melengkapi diri dengan obat pribadi sesuai dengan kebutuhanya.

6. Limbah atau sampah selama di dalam bis, di lapangan maupun di hotel, harap di buang di tempat sampah yang ada atau dikemas dalam tas kresek masing2

7. Tidak diperkenankan membuat coret2an di obyek wisata yang dikunjungi, hotel, maupun di bis.

8. Setiap mahasiswa dan dosen diwajibkan menempati kamar hotel yang telah ditentukan (denah kamar hotel terlampir).

9. Saat jam istirahat malam (waktu tidur) mahasiswa dan semua peserta diwajibkan beristirahat dalam kamar dan tidak diperkenankan membuat kegaduhan yang bisa mengganggu ketenangan teman sekamar, lebih2 teman di luar kamarnya.

10. Saat makan di hotel, mahasiswa dan peserta lainnya diwajibkn mengkonsumsi jatah makannya sesuai dengan yang disediakan untuk masing2. Makan siang nasi kotak di lapangan maupun makan di rumah makan, diatur oleh ketua kelompoknya masing2.

11. Tidak diperkenankan merayakan ulang tahun atau even sejenisnya pada saat kegiatan PKL ini berlangsung, baik di lapangan maupun di hotel.

12. Jika di lapangan jadwal dan tata tertib ini sewaktu-waktu terpaksa ada perubahan, maka hanya ketua panitia dan ketua kelompok yang akan mengumumkan.

JADWAL PKL BESAR GEOGRAFI ANGKATAN 2006 KE BALI

30 MEI S/D 4 JUNI 2009 JURUSAN GEOGRAFI UNESA

Hari Tanggal

Waktu

Kegiatan/objek penelitian

Sabtu,

30 Mei 2009

13.00 – 14.30

14.30 – 15.00

15.00 – 22.00

Persiapan Panitia

Upacara pemberangkatan, registrasi, dan termasuk ambil tempat duduk di bis, sesuai dengan peta tempat duduk

Berangkat ke Bali, sampai Ketapang (makan malam-1 di situbondo)

Minggu,

31 Mei 2009

22.00 – 04.00

04.00 – 06.00

06.00 – 07.00

07.00 – 08.30

09.00 – 11.30

11.30 – 13.30

13.30 – 15.00

15.00 – 17.00

17.00 – 18.00

18.00 – 19.30

19.30 – 22.00

22.00 - 05.00

Penyeberangan dan menunggu waktu perjalanan ke Watu Agung, (bisa istirahat, sholat, mandi di tempat umum dengan biaya sendiri2)

Perjalanan ke Watu Agung

Observasi-1 di Watu Agung

Perjalanan ke Pantai Lovina, termasuk makan pagi-2 dan termasuk Observasi-2 di Pantai Lovina

Perjalanan dan Observasi-3 di Kota Lama Singaraja dan Observasi-4 di Pelabuhan Buleleng

Ishoma siang-3 dan Perjalanan ke Bedugul

Observasi-5 di Bedugul

Perjalanan ke Alas Kedaton dan Observasi-6

Perjalanan ke hotel (chek in hotel)

Ishoma malam-4 termasuk mandi & berbenah kamar hotel

Istirahat bebas (boleh di luar hotel), atau acara diskusi

Wajib tidur, dan termasuk tidak menggangu teman sekitar

Senin,

1 Juni 2009

04.00 – 06.00

06.00 – 07.00

07.00 – 08.30

08.30 – 09.30

09.30 – 10.30

10.30 – 12.00

12.00 – 14.30

14.30 – 16.30

16.30 – 18.00

18.00 – 18.30

18.30 – 20.00

20.00 – 22.00

22.00 – 05.00

Persiapan dan sholat dan atau ke pantai Sanur melihat sunrise (sebagai acara bebas masing2)

Sarapan pagi-5 di hotel

Perjalanan Sanur dan Observasi-7 di Sanur

Perjalanan ke Tanjung Benoa

Observasu-8 di Tanjung Benoa

Perjalanan ke Nusa Dua dan Observasi-9 di Nusa Dua

Perjalanan ke Ulu Watu, ishoma siang-6 dan Observasi-10nya Perjalanan ke Dream Land & Observasi-11 di Dream Land

Perjalanan ke GWK dan Observasi-12 di GWK

Perjalanan ke hotel

Ishoma malam-7 termasuk mandi & berbenah kamar hotel

Istirahat bebas (boleh di luar hotel), atau acara diskusi

Wajib tidur, dan termasuk tidak menggangu teman sekitar

Selasa,

2 Juni 2009

05.00 – 06.00

06.00 – 06.30

06.30 – 09.30

09.30 – 11.30

11.30 – 14.30

14.30 – 16.30

16.30 – 18.00

18.00 – 19.00

19.00 – 20.30

20.30 – 22.00

22.00 - 05.00

Sholat & Bersih Diri

Sarapan pagi-8

Perjalanan ke Barong, dan Observasi-13 nya

Perjalanan ke Tampak Siring dan Observasi-14nya

Perjalanan ke Kintamani dan Observasi-15nya serta ishoma siang-9

Perjalanan ke Galuh (belanja)

Perjalanan ke Pantai Kute, termasuk Observasi-16 di Pantai Kute dan ke Joger (belanja)

Perjalanan ke hotel

Ishoma malam-10 termasuk mandi & berbenah kamar hotel

Istirahat bebas (boleh di luar hotel)

Wajib tidur, dan termasuk tidak menggangu teman sekitar

Rabu,

3 Juni 2009

05.00 – 06.00

06.00 – 08.00

08.00 – 10.30

10.30 – 13.30

13.00 – 16.00

16.00 – 04.30

Sholat & Bersih Diri

Sarapan pagi-11 dan siap2 chek out

Perjalanan ke Krisna (belanja

Perjalanan ke Sukowati (belanja)

Perjalanan ke Tanah Lot dan Observasi-17 di Tanah Lot, termasuk ishoma-12

Perjalanan pulang ke Surabaya, termasuk makan malam-13 dan penyeberangan

Sabtu, Maret 21, 2009

Media Pembelajaran Geografi SMA

Media pembelajaran Geografi sekarang sudah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Perkembangan ini dapat kita lihat sudah banyak berbagai media pembelajaran yang berkenaan dengan pelajaran geografi. Perkembangan ini di dukung juga dengan perkembangan teknologi yang bisa mempermudah dan memperjelas media pembelajaran geografi, jadi media geografi bisa dikembangkan mulai dari yang sederhana seperti gambar bagan, transparansi, ada juga yang menggunakan contoh riel seperti contoh batuan-batuan yang terdapat di alam, dan ada juga yang berbasis teknologi, misalnya menggunakan powerpoint untuk presentasi, menggunakan program flash untuk digunakan sebagai tutorial dalam materi-materi tertentu.

Kamis, November 20, 2008

Media Pengajaran Geografi

Pendahuluan
Era Globalisasi ternyata berdampak juga di dunia pendidikan. Dampak tersebut dapat kita lihat bersama di sekolah-sekolah, sekarang sudah banyak yang menerapkan metode e-learning dalam proses belajar-mengajarnya. Dengan penggunaan metode e-lerning tidak lepas dari dunia IT yang salah satu tuntutan dari globalisasi. Dengan metode ini mempermudah guru dan murid untuk berinteraksi, meski tidak melakukan tatap muka secaa langsung, selain itu sekaligus memperluas wawasan ilmu yang tersedia di dunia maya.
Dalam dunia pendidikan yang semakin maju ini, seorang guru berperan sebagai fasilitator sedangkan siswa yang aktif. Untuk memperlancar kegiatan tersebut guru hendaknya menggunakan media pengajaran yang bisa mempermudah pemahaman siswa akan konsep suatu materi.

Pengertian
  1. Menurut Berlach dan Ely (1971) mengemukakan bahwa media dalam proses pembelajara cenderung diartikan alat-alat grafis, fotografis atau elektronis untuk menangkap, memproses dan menyusun kembali informasi dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
  2. Menurut Heinich, dkk 1985 Media pembelajaran adalah media-media yang membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan pembelajaran atau mengandung maksud-maksud pembelajaran.
  3. Media Martin dan Briggs 1986 mengemukakan bahwa media pembelajaran mencakup semuasumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dengan si-belajar. Hal ini bisa berupa perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan pada perangkat keras.
  4. Menurut H Malik 1994 media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan perasaan si belajar dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Macam-macam media pengajaran
Dari segi perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi dua kategori luas, yaitu pilihan media tradisional dan pilihan media teknologi mutakhir (Seels & Glasgow dalam Arsyad, 2002:33). Lebih lanjut dijelaskan bahwa pilihan media tradisional dapat dibedakan menjadi
  1. Visual diam yang diproyeksikan, misal proyeksi opaque (tak tembus pandang), proyeksi overhead, slides, dan filmstrips,
  2. Visual yang tidak diproyeksikan, misal gambar, poster, foto, charts, grafik, diagram, pemaran, papan info,
  3. Penyajian multimedia, misal slide plus suara (tape), multi-image,
  4. Visual dinamis yang diproyeksikan, misal film, televisi, video,
  5. Cetak, misal buku teks, modul, teks terprogram, workbook, majalah ilmiah/berkala, lembaran lepas (hand-out),
  6. Permainan, misal teka-teki, simulasi, permainan papan, dan
  7. Realia, misal model, specimen (contoh), manipulatif (peta, boneka).
Sedangkan pilihan media teknologi mutakhir dibedakan menjadi
  1. Media berbasis telekomunikasi, misal teleconference, kuliah jarak jauh, dan
  2. Media berbasis mikroprosesor, misal computer-assistted instruction, permainan komputer, sistem tutor intelejen, interaktif, hypermedia, dan compact (video) disc.

Tujuan Menggunakan media pengajaran
Penggunaan media pengajaran sangat diperlukan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam pembelajaran membaca puisi. Menurut Achsin (1986:17-18) menyatakan bahwa tujuan penggunaan media pengajaran adalah
  1. Agar proses belajar mengajar yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan tepat guna dan berdaya guna,
  2. Untuk mempermudah bagi guru/pendidik daiam menyampaikan informasi materi kepada anak didik,
  3. Untuk mempermudah bagi anak didik dalam menyerap atau menerima serta memahami materi yang telah disampaikan oleh guru/pendidik,
  4. Untuk dapat mendorong keinginan anak didik untuk mengetahui lebih banyak dan mendalam tentang materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik,
  5. Untuk menghindarkan salah pengertian atau salah paham antara anak didik yang satu dengan yang lain terhadap materi atau pesan yang disampaikan oleh guru/pendidik.
Sedangkan Sudjana, dkk. (2002:2) menyatakan tentang tujuan pemanfaatan media adalah
  1. Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi,
  2. Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami,
  3. Metode mengajar akan lebih bervariasi, dan
  4. Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan penggunaan media adalah
  1. Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan belajar mengajar,
  2. Meningkatkan motivasi belajar siswa,
  3. Variasi metode pembelajaran, dan
  4. Peningkatan aktivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar.